Cinta datang tanpa diundang
Seumur masa tercipta
Dia datang bagai sakti
Bagai menyaksi mekar
Kembang pagi
Ohhh..Cinta datang
Dengan senyuman
Panasnya membakar mentari
Wajah yang tergambar
Tak akan terpudar
Dari hati insan yang fana ini
Tak mungkin mentari
Akan terus sembunyi
Tiada sempadan
Tak bisa kulewati
Jika ini hakikatnya
Aku serahkan jiwa dan ragaku
Menantimu walau sengsara
Jika ini ketentuannya
Jika ini hakikatnya
Aku serahkan jiwa dan raga
Jika ini ketentuannya
Kaukan jadi milikku jua
Archive for the ‘Poetry’ Category
Bagaikan
Posted in Poetry on March 15, 2008 | Leave a Comment »
Girl In The Mirror
Posted in Poetry on March 15, 2008 | Leave a Comment »
Aku tersenyum. Dia tersenyum.
Aku menangis. Dia menangis.
Aku tertawa. Dia tertawa.
Aku menoleh. Dia menoleh.
Aku menyisir rambutku. Dia menyisir rambutnya.
Aku menampar pipiku. Dia menampar pipinya.
Aku memandang tubuhku. Dia memandang tubuhnya.
Aku membuka bajuku. Dia membuka bajunya.
Aku menurunkan celanaku. Dia menurunkan celananya.
Aku melihat diriku di dalam pakaian dalam. Dia melihat dirinya di dalam pakaian dalam.
Aku menanggalkan pakaian dalamku. Dia [...]